Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dan Badan Pengawas Rumah Sakit Provinsi Sumsel Serta Peserta dari Rumah sakit dan unsur terkait dalam giat peningkatan dan pengawasan RS oleh BPRS Sumsel, Swarna Dwipa, Senin, 13/11
Palembang, Dinkes Sumsel – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman,M.Kes, SpKKLP memberikan sambutan, arahan sekaligus membuka secara resmi acara Pertemuan Peningkatan Pengawasan Rumah Sakit oleh Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Sumsel di Hotel Swarna Dwipa, Senin, 13/11.

 

Pengaturan penyelenggaraan Rumah Sakit bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien, masyarakat, lingkungan Rumah Sakit dan sumber daya manusia di Rumah Sakit, meningkatkan mutu dan mempertahankan standar pelayanan Rumah Sakit, dan memberikan kepastian hukum kepada pasien, masyarakat, sumber daya manusia Rumah Sakit, dan Rumah Sakit. Hal ini diutarakan oleh Dokter Tris pada saat sambutannya.

Ia juga menuturkan “Pembinaan dan pengawasan dilakukan agar dalam pelaksanaannya sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan dengan mengutamakan keselamatan pasien. Karena itu UU tentang Rumah Sakit mengatur masalah pembinaan dan pengawasan terhadap Rumah Sakit dengan melibatkan organisasi profesi, asosiasi rumah sakit, dan organisasi kemasyarakatan lainnya sesuai dengan tugas dan fungsi masing masing”.

Lanjut Dokter Tris menjelaskan Pembinaan dan pengawasan Rumah Sakit diarahkan untuk memenuhi peningkatan mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, pengembangan jangkauan pelayanan, serta peningkatan kemampuan kemandirian Rumah Sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada publik

“Dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan kepada tenaga dapat mengedepankan ketulusan hati dan rasa kemanusiaan sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu fungsi pengawasan dan pembinaan sangat diperlukan” katanya.

Tak lupa juga Dokter Tris menyatakan Dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan, Pemerintah dan pemerintah daerah membentuk Badan Pengawas Rumah Sakit yang bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan nonteknis perumahsakitan secara eksternal.

“Dari hasil pembinaan dan pengawasan yang telah dilaksanakan oleh BPRS Prov. Sumatera Selatan, ada beberapa hal yang perlu untuk dibahas bersama sehingga beberapa permasalahan yang ada di rumah sakit seperti miskomunikasi, tingkat kepuasan pasien, perlakuan terhadap tenaga kesehatan dan sebagainya. Untuk itu maka perlu diadakan Pertemuan Peningkatan Pengawasan Rumah Sakit oleh BPRS Provinsi Sumatera Selatan” Ujar Dokter Tris dalam Pernyatannya.

Hadir mendampingi kegiatan, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Widya Anggraini, MARS, Kasi, Ketua BPRS Sumsel, Dr. Erwin Azmar, SpPd, K-KV, FINASIM, bersama anggota, Prof. Dr. Hardi Darmawan, MPH & TM, FRSTM, AIF.M dan dr. H. Melzan Dharmayuli, MH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here